Selasa, 10 Desember 2019

Begini Cara Klaim Asuransi Jiwa yang Benar Jika Polis Tertanggung Meninggal


Umumnya klaim asuransi jiwa banyak dilakukan pada saat polis yang tertanggung mengalami insiden atau musibah tertentu sehingga mengakibatkan harus di rawat di rumah sakit. Namun, kondisi ini tentunya akan berbeda jika klaim dilakukan sedangkan kondisi tertanggung sudah meninggal dunia. Seperti yang Anda ketahui cara klaim asuransi life Indonesia yang berfokuspada asuransi jiwa akan memberikan perlindungan sepenuhnya baik dengan kesepakatan waktu tertentu maupun seumur hidup pada pihak yang tertanggung. Bahkan, asuransi ini juga akan menjamin semua kerugian yang terjadi jika terdapat resiko cacat total atau lumpuh seumur hidup.

Karena tidak akan pernah ada yang tau musibah maupun insiden di masa mendatang yang dapat terjadi, sebenarnya asuransi jiwa sangat penting untuk dimiliki oleh setiap orang dalam keluarga. Atau jika ingin meminimalisir jumlah premi yang harus di setorkan, maka Anda juga dapat mengikuti program asuransi jiwa gabungan.

Klaim asuransi merupakan pertanggungan kerugian atau kewajiban yang nantinya akan diberikan oleh pihak perusahaan asuransi sebagai jaminan atau manfaat dari program asuransi yang telah Anda ikuti. Sebenarnya klaim ini juga terbilang mudah jika Anda dapat mengikuti semua prosedur dengan urut dan teliti, seperti langkah berikut ini, antara lain:

  1. Persiapkan surat salinan kematian polis yang tertanggung sebagai dokumen untuk bukti informasi yang kemudian akan disetorkan kepada pihak perusahaan asuransi yang didalamnya berisi tanggal kematian serta nomor polis yang tertanggung.
  2. Langkah berikutnya biasanya pihak asuransi akan memberikan Anda sebuah dokumen yang berisi pertanyaan terkait pihak tertanggung. Anda diwajibkan untuk mengisi formulir tersebutdengan jujur dan sedetail mungkin karena semua akan diperiksa ulang oleh pihak perusahaan.
  3. Setiap perusahaan asuransi life Indonesia akan memberikan syarat klaim berupa berkas tambahan biasanya seperti identitas penerima manfaat, surat keterangan meninggal, maupun surat perjanjian polis awal asli yang dulu digunakan sebagai perjanjian tanda tangan awal kedua pihak.
  4. Pastikan Anda memberikan surat keterangan meninggaltidak hanya dari pihak rumah sakit saja, melainkan juga dari pihak pemerintah dimana Anda tinggal untuk semakin memperkuat bukti dan dokumen yang disertakan.
  5. Kemudian syarat terakhir yang harus diberikan yaitu seperti surat keterangan dari pihak kepolisian atau BAP jika kondisinya polis yang tertanggung meninggal dunia akibat kecelakaan.
Setelah Anda melengkapi semua berkas seperti di atas, biasanya pihak asuransi akan menerima permohonan klaim asuransi dan segera memprosesnya dengan waktu tertentu. Jika kondisinya semua dokumen sah dan sesuai yang diminta, maka masa tunggu klaim asuransi tersebut tidak akan memakan waktu lama hanya butuh sekitar 3-4 hari kerja saja, atau paling lama biasanya hanya akanberkisar 7 hari setelah dokumen di ajukan.

Prosedur akhir dari proses klaim asuransi life Indonesia jika pihak polis tertanggung meninggal adalah pembayaran klaim asuransi jiwa tersebut. Sebelum diminta, sebaiknya Anda telah menyiapkan dan memberikan informasi mengenai rekening bank yang masih berlaku. Sangat penting bagi Anda mengikuti semua prosedur dengan teliti karena jika klaim asuransi mencapai nominal yang terbilang besar, maka biasanya perusahaan asuransi akan melakukan semua tindakan dengan sangat hati-hati dan teliti. Akan tetapi, Anda tidak perlu khawatir karena asuransi Allianz mampu memberikan layanan klaim asuransi mudah dan cepat yang telah terpercaya karena selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para nasabahnya dan mengutamakan kepuasan layanan kepada pihak yang akan mendapatkan manfaat asuransi.

0 komentar:

Posting Komentar