Jumat, 18 Oktober 2019

Konsumsi Cabai Di Atas Batas Bisa Buat Seseorang Lebih Rentan Demensia


Makanan pedas selama ini diketahui hanya menyebabkan masalah pada pencernaan saja, namun pada jangka panjang ternyata ada efek lain yang dapat ditimbulkan. Diketahui bahwa konsumsi makanan pedas ini memiliki hubungan dengan demensia seseorang.

Dilansir dari the Health Site, sebuah penelitian yang dilakukan di China membuktikan mengenai dampak buruk makanan pedas terhadap kesehatan otak. Penelitian ini melibatkan 4.582 partisipan di China dengan usia di atas 55 tahun.

Diketahui bahwa orang-orang yang secara konsisten mengonsumsi lebih dari 50 gram cabai setiap hari mengalami penurunan kognitif lebih cepat. Merosotnya memori bahkan lebih signifikan jika orang tersebut memiliki badan kurus.

"Konsumsi cabai diketahui memiliki manfaat bagi berat badan dan tekanan darah pada penelitian sebelumnya. Namun, pada penelitian ini kami menemukan efek yang muncul pada kognisi orang tua," jelas pimpinan penelitian, Zumin Shi dari Qatar University.

Berdasar penelitian sebelumnya, capsaicin merupakan komponen aktif pada cabai yang bisa mempercepat metabolisme, mengurangi lemak, dan mencegah penyakit vaskular. Mereka yang mengonsumsi lebih banyak cabai memiliki indeks massa tubuh lebih rendah dan juga lebih aktif secara fisik dibanding orang yang tak mengonsumsinya.

Orang dengan berat badan normal mungkin lebih sensitif terhadap konsumsi cabai dibanding pada orang yang kelebihan berat badan.

"Konsumsi cabai telah dihubungkan sebelumnya dengan berat badan dan pengendalian tekanan darah. Capsaicin merupakan bahan aktif yang membantu menjaga energi dan oksidasi lemak.

Dari penelitian yang dilakukan ini, diketahui bahwa konsumsi cabai lebih dari 50 gram setiap hari bisa membuat masalah pada kesehatan otak seseorang. Walau begitu masih ada keterbatasan mengenai berapa jumlah konsumsi ideal cabai untuk mendapat manfaatnya secara optimal.

0 komentar:

Posting Komentar